Breaking News
Loading...
Jumat, 18 Mei 2012

Peran bank syariah dalam meningkatkan perekonomian


BAB I

PENDAHULUAN

A.  LATAR BELAKANG MASALAH
Bank islam atau lebih dikenal dengan sebutan bank syariah adalah suatu sistem perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariah (hukum) islam. Usaha pembentukan sistem ini didasari oleh larangan dalam agama islam untuk memungut maupun meminjam dengan bunga atau yang disebut dengan riba serta larangan investasi untuk usaha-usaha yang dikategorikan haram (misal: usaha yang berkaitan dengan produksi makanan/minuman haram, usaha media yang tidak islami dll), dimana hal ini tidak dapat dijamin oleh sistem perbankan konvensional.
Lambatnya pergerakan perkembangan bank syariah disebabkan adanya  dualisme antara kaum ulama dan para ekonom yang sibuk padabidangnya masing-masing. Ulama hanya bergaul pada masalah akidah, ibadah, munakahat, dan jinayah. Pengetahuan mengenai mualamah dan transaksi bisnis sangat minim. Sementara para ekonom, ahli di bidang fiskal, moneter, dan masalah finansial lainnya, namun minim mempelajari syariah.
Untuk itu tantangan yang perlu dihadapi oleh bank syariah kedepan adalah menggerakkan bank syariah menjadi bank Islam. Pergerakan inilah menjadi faktor yang sangat penting agar dapat keluar dari permasalahan besar, yaitu rendahnya penghasilan masyarakat.“Jika pendapatan rendah, nutrisi masyarakatakan terganggu yang berakibat pada munculnya beragam penyakit. Jika masyarakat sudah rentan terhadap penyakit maka produktivitas menjadi rendah yang lagi-lagi berakibat pada minimnya pendapatan,
Diakuinya, meskibanyak bank berlogos syariah, dalam kenyataannya belum mampu menghidupkan sector perekonomian masyarakat kecil.“Dinamakan syariah, apabila rukun dan syarat Islam terpenuhi. Namun, apabila masih melupakan pengusaha kecil dan hanya membantu pengusaha kaya, bukan Islam namanya.
Dari tinjauan sebenarnya tujuan bank bank islam (syari’ah), bertujuan untuk memperbanyak zakat yang bisa membantu ekonomi masyarakat yang lemah, miskin, fakir. Tetapi pada kenyataannya bank syariah di daerah kota banda aceh belum ada yang memberikan zakatnya secara lansung ke badan amil zakat kota banda aceh.

B.  RUMUSAN MASALAH
v  Apasajaupaya yang dilakukan bank syariah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat miskin.?
v  Bagaimana srategi yang di pergunakan oleh bank syariah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat miskin?
v  Bagaimana pendapat para ulama tetang berdirinya bank syariah di aceh ?Mengapa kaum ulama dan kaum ekonom kurang tertarik dalam mempelajari tentang ekonomi syariah?

C.  TUJUAN PENELITIAN
v  Untuk mengetahui upaya apa saja yang dilakukan bank syariah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat miskin
v  Untuk mengetahui srategi apa yang di terapkan oleh bank syariah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat miskin
v  Untuk mengetahui pendapat para ulama aceh tentang bank syariah yang sekarang tengah berkembang pesat


D.  MAMFAAT PENELITIAN
Mamfaat Teoritis
v  Dapat mengisi kekosongan dalam penelitian tentang pengaruh bank syariah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat miskin
Mamfaat Praktis
v  Diharapkan sebagaima suka bagi lembaga yang terkait agar dapat merumsukan kebijakan-kebijakan dalam pengembangan ekonomi masyarakat kelas bawah




E.  TINJAUAN PUSTAKA
Bank islam atau lebih dikenal dengan sebutan bank syariah adalah suatusi system perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariah (hukum) islam. Usaha pembentukan system ini didasari oleh larangan dalam agama islam untuk memungut maupun meminjam dengan bunga atau yang disebut dengan ribasert larangan investasi untuk usaha-usaha yang dikategorikan haram (misal: usaha yang berkaitan dengan produksi makanan/minuman haram, usaha media yang tidak islami dll), dimana hal ini tidak dapat dijamin oleh system perbankan konvensional
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara skill dan peningkatan usaha, kemudian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara teknologi dengan peningkatan usaha, disamping itu juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara modal dan peningkatan usaha.
Adapun pembinaan nasabah yaitu pengawasan langsung pada nasabah sebagai mitra bank syariah untuk membantu nasabah dalam menyelesaikan permasalahan atau turut memberikan solusi yang terbaik adapun srategi bank syariah dalam meningkatkan usaha mikro masyarkat kecil ialah dengan menggunakan analisis SWOT dalam hal ini srategi manajemen, pemesanan, dan pengawasan, mempunyai beberapa srategi yaitu
Satu, memaksimalkan koordinasi antara instansi perbankan untuk mengatasi factor keamanan dan kenyamanan bagi nasabah Dua, optimal sumber daya manusia, penerapan peraturan tentang undang-undang perbankan syariah dalam menanggulangi manipulasi pendapatan bank syariah. Tiga, tingkatkan dukungan operasional serta, Empat, tingkatkan pengawasan untuk mengurangi tingkat kebocoran pihak nasabah dan mulai menerapkan sanksi. Lima, perlu dilakukan penerapan penerapan undang undang syariah dan aturan yang terkait dalam rangka mengoptimalkan peningkatan usaha mikro masyarakat, Enam, perlu di pertimbangkan biaya opeasional sehingga pegawai yang terkait dengan pembinaan dapat bekerja dengan sebaik-baiknya. Ketujuh, perlu di pergunakan system penerimaan pegawai yang selektif untuk menjalin pegawai yang terampil yang mempunyai komitmen dan kejujuran.
Adapun penerapan prospek DPRS yaitu sesuai dengan ketentuan masyarakat, dalam hal ini masyarakat, pada umumnya menyukai lembaga tersebut disamping tidak berbelit dalam pengurusannya dan juga tidak mempersulit dalam pencairan dana serta jaminan yang tidak terlalu berat. Disamping itu prospek di masyarakat sangat menjanjikan banyak keuntungan baik bank syariah maupun masyarakat selaku nasabah dalam pengembangan usahanya. Abdul rahim berhasil menyandang

F.   METODOLOGI PENELITIAN
Metode penelitian adalah cara-cara yang di pergunakan peneliti dalam mengumpulkan data data di lapangan,
Teknik pengumpulan data
Dalam melakukan pengumpulan data peneliti menggunakan metode“wawancara” yaitu dengan mewawancarai pegawai bank syariah yang dimaksud dalam mengumpulkan data dilapangan dan ditunjang dengan buku-buku yang berkaitan dengan judul yang sedang dibahas sebagai bahan rujukan dalam melakukan penelitian lebih lanjut.
Lokasi / wilayah penelitian
Pada bagian ini lokasi penelitian yang menjadi objeck penelitian adalah bank Muamalat Indonesia Cabang Aceh yang beralamat di daerah Lampriet, Banda Aceh Kab. Aceh Besar, Indonesia
Populasi dan sampel
Populasi adalah keseluruhan dari objek penelitian sedangkan sampel adalah bagian dari populasi, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah pegawai bank muamalat Indonesia cabang aceh, sedangkan sampel dalam penelitian ini di tentukan berdasarkan sifat aksidentalsampel ( ditentukan ) yaitu parapimpinan, manajer keuangan, manajer pemasaran dan customer service.




DAFTAR PUSTAKA
Warkumsumitro, S.H. M.H Asas-Asas Perbankan Islam dan Lembaga-Lembaga Yang Terkait
Islamic  Bank, Ir. Adiwarman Se M.B.A
Dr.sSabahuddinAzmi, MenimbangEkonomi Islam

0 komentar:

Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2013 Makalah Mahasiswa All Right Reserved